Tunjangan Profesi Guru Tidak dihapus Tapi Diganti dengan Tunjangan Kinerja

Tunjangan Profesi Guru akan dihapus ini alasannya, Tunjangan Profesi Guru Diganti dengan Tunjangan Kinerja, Tunjangan Profesi Guru akan dihapus ini alasannya, Tunjangan Profesi Guru Tidak dihapus Tapi Diganti dengan Tunjangan Kinerja
www.caraterbaru.web.id Tunjangan Profesi Guru Diganti dengan Tunjangan Kinerja
Tunjangan sertifikasi merupakan hak yang diterima oleh guru atau dosen dalam bentuk financial sebagai imbalan melaksanakan tugas keprofesionalannya yang ditandai dengan penerimaan sertifikat akademik dan ditetapkan dengan prinsip penghargaan atas dasar prestasi dan mencerminkan martabat guru atau dosen sebagai pendidik professional.

Dalam permendiknas No 36 tahun 2007 pasal 1 dan 2 mengatur penyaluran tunjangan sertifikasi bagi guru. Dalam proses penyaluran tunjangan sertifikasi ada beberapa hal yang perlu dipenuhi oleh guru sehingga bisa menerima tunjangan sertifikasi. Hal-hal yang diatur dalam pasal ini antara lain:

a) Guru yang telah memiliki sertifikat pendidik dan nomor registrasi guru dari departemen pendidikan nasional diberikan tunjangan profesi dengan ketentuan yang bersangkutan melaksanakan:
1) Beban kerja guru sekurang-kurangnya 24 jam pelajaran tatap muka dalam satu minggu bagi guru kelas dan guru mata pelajaran.
2) Beban kerja guru sekurang-kurangnya 6 (enam) jam pelajaran tatap muka dala satu minggu bagi guru yang mendapat tugas tambahan sebagai kepala sekolah.
3) Beban kerja guru sekurang-kurangnya 12 jam pelajaran tatap muka dalam satu minggu bagi guru yang mendapat tugas tambahan sebagai wakil kepala sekolah.
4) Tugas bimbingan kepada sekurang-kurangnya 150 peserta didik bagi guru pembimbing konseling.

b) Guru yang memenuhi persyaratan sebagaimana dimaksud pada ayat 1 dan yang bersangkutan memiliki lebih dari satu sertifikat pendidik hanya berhak mendapatkan satu tunjangan profesi.

c) Guru yang tidak dapat memenuhi beban kerja minimum 24 jam tatap muka karena struktur program kurikulum dapat diberi tugas sebagai berikut:

1) Mengajar di sekolah atau madrasah lain baik negeri maupun swasta sesuai mata pelajaran yang diampu.
2) Menjadi guru bina/pamong pada pendidikan terbuka.
3) Mengajar pada program kelompok belajar paket A, B, dan paket C sesuai bidangnya.

d) Guru sebagaimana dimaksud diatas wajib melaksanakan beban kerja minimum 12 jam tatap muka per minggu pada satuan pendidikan tempat guru diangkat sebagai guru tetap.

e) Pemberian tugas bagi guru yang tidak memenuhi beban kerja minimum 24 jam tatap muka sebagaimana dijelaskan diatas diterbitkan bersama oleh kepala sekolah pada satuan pendidikan tempat guru diangkat sebagai guru tetap dan kepala sekolah/kepala kelompok belajar tempat guru mendapat tambahan jam mengajar, serta diketahui oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.

f) Guru yang tidak memenuhi beban kerja minimum 24 jam tatap muka dan bertugas pada satuan pendidikan layanan khusus, berkeahlian khusus, dan dibutuhkan atas dasar pertimbangan kepentingan nasional dapat diusulkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota kepada Menteri Pendidikan Nasional untuk memperoleh tunjangan profesi.

g) Guru yang tidak dapat memenuhi beban kerja 24 jam tatap muka karena sebaran guru tidak sesuai dengan kebutuhan guru dalam satu satuan pendidikan dalam satu wilayah maka harus dilakukan relokasi pada satuan pendidikan lain sesuai bidang tugasnya. 

Mungkin anda sedang mencari informasi terkait Peraturan tunjangan profesi guru, ataukah pencarian anda terkait dengan kata kunci Pengertian Tunjangan Profesi guru Kemenag, Mungkin maksud pencarian anda adalah terkait Pencairan tunjangan profesi guru, dan inilah daftar penerima tunjangan profesi guru.
Baca selengkapnya tentang Tunjangan Profesi Guru Diganti dengan Tunjangan Kinerja 

0 Response to "Tunjangan Profesi Guru Tidak dihapus Tapi Diganti dengan Tunjangan Kinerja"

Post a Comment